Ucok Tambusai Terancam Dinonaktifkan Dari Fraksi Pan

NEWSBCN.COM / Batam Kota / Dugaan penimbunan beras impor asal Thailand, yang ditemukan di salah satu gudang milik Firman Ucok Tambusai, Anggota Komisi 2 Dprd Kota Batam, Kawasan Bengkong Dalam, membuat sang wakil ketua Fraksi Partai Amanat Nasional ini, terancam sanksi  dinonaktifkan dari jabatannya.

Dalam dua hari ini,  nama salah satu anggota dewan dari Komisi 2 Dprd Kota Batam, Firman Ucok Tambusai, santer disebut  menyimpan beras impor dari thailand di dalam gudangnya di Bengkong Dalam. Padahal saat ini, ada larangan impor beras dari luar negeri.

Dalam beberapa kali pemberitaan di media massa, Firman Ucok Tambusai Sendiri, mengakui bahwa itu adalah gudang miliknya. Namun

kepada ketua DPD partai pan kota batam yudi kurnaen, Ucok Tambusai mengaku beras itu merupakan titipan dari temannya yang menyewa gudang miliknya.

Aktifitas penimpunan beras impor ilegal, yang diduga dilakukan  anggota DPRD Batam pun santer diberitakan. Kondisi ini pun, mendapatkan tanggapan dari ketua Dewan Perwakilan Daerah Partai Amanat Nasional Yudi Kurnain. Ia mengaku akan menonaktifkan Ucok Tambusai, dari jabatan Wakil Ketua Fraksi Di DPRD Kota Batam jika memang terbukti yang bersangkutan melanggar aturan.

Yudi yang dijumpai di kantor DPRD  mengatakan, sudah mendengar langsung pengakuan dari Firman Ucok Tambusai mengenai kebenaran pemberitaan di media massa.   

Yudi Juga Menyoroti Adanya Kebijakan Yang Dikeluarkan Presiden Jokowi, Terkait Penutupan Import Beras. Menurutnya, Pemerintah Pusat Harusnya Melihat Kondisi Rill Yang Terjadi Di Batam.